Pesona Tanaman Hias: Tips Perawatan Tanaman Hias
Showing posts with label Tips Perawatan Tanaman Hias. Show all posts
Showing posts with label Tips Perawatan Tanaman Hias. Show all posts
Panduan Menanam Tanaman Buah Tomat Di Dalam Pot

Panduan Menanam Tanaman Buah Tomat Di Dalam Pot

Meskipun buah tomat bisa dengan mudah didapatkan, namun tidak ada salahnya untuk menanamnya sendiri di dalam pot. Menanam tomat di dalam pot bisa menjadi hobi yang cukup mengasyikan sekaligus bermanfaat. Tanaman buah ini tidak hanya diambil buahnya saja tapi bisa juga dijadikan tanaman penghias halaman rumah.

Menanam Tanaman Buah Tomat Di Dalam Pot

Tanaman tomat sendiri bisa tumbuh dengan maksimal bila ditanam di daerah dataran tinggi yang memilki hawa sejuk. Namun bila untuk sekedar hobi, tanaman ini bisa ditanam di hampir seluruh daerah di Indonesia meskipun hasilnya akan berbeda-beda.  Yang terpenting adalah bagaimana perawatan tanaman ini.

Pembibitan

Menanam tomat dimulai dari pembibitan, bibit bisa didapatkan dari biji buah tomat yang bisa dibeli di pasar. Pilihlah buah tomat yang bagus sehingga nantinya tanaman yang didapatkan juga akan bagus. Selanjutnya siapkan tanah dan campur dengan pupuk kompos atau pupuk kandang, masukkan tanah tadi ke dalam polybag ukuran kecil. Biji-biji yang tadi sudah disiapkan, bisa langsung disebar ke dalam polybag.  Setelah biji-biji tersebut tumbuh dan berumur sekitar dua minggu maka tanaman tomat siap untuk dipindahkan ke dalam pot yang lebih besar. Jangan lupa untuk melakukan penyiraman secara rutin.

Selanjutnya siapkan tanah dan campur dengan pupuk kompos atau pupuk kandang, biarkan selama satu minggu. Lalu siapkan pot yang akan digunakan untuk menanam tomat, masukkan tanah yang telah didiamkan selama satu minggu tersebut ke dalamnya. Pindahkan tomat dari polybag ke pot yang tadi sudah disiapkan, setelah itu beri tongkat dari bambu untuk tempat menempel tanaman tomat.

Perawatan

Tanaman tomat cukup disiram satu kali sehari saja dan berikan pupuk organik cair atau pupuk kompos dua minggu sekali dengan takaran yang tidak terlalu banyak. Perbanyak tongkat-tongkat untuk tempat menempel tanaman tomat bila diperlukan dan rajin-rajinlah menyiangi gulma yang tumbuh disekitar tanaman. Gunakan pestisida organik dalam menghalau penyakit yang datang.

Panen

Tanaman tomat merupakan tanaman yang cukup pendek masa panennya. Tomat bisa dipanen setelah kurang lebih tiga bulan masa penananam. Hasil penan tergantung perawatan tanaman tomat itu sendiri.

Silahkan untuk mempercantik halaman anda dengan menanam tomat di dalam pot. Perlu diketahui bahwa batang dan daun tomat mengandung racun yang berbahaya bagi manusia, cucilah tangan anda sehabis merawat tanaman ini.
Cara Menanam Tanaman Cabe Di Dalam Pot Secara Organik

Cara Menanam Tanaman Cabe Di Dalam Pot Secara Organik

Menanam cabe di dalam pot sebenarnya sangatlah mudah dan bisa dilakukan siapa saja bahkan oleh para ibu rumah tangga. Dengan menanamnya  sendiri di rumah, para ibu bisa menghemat pengeluaran belanja mereka terutama saat harga cabe melambung tinggi di pasaran. Apalagi cabe yang akan mereka tanam adalah cabe organik yang bebas dari pestisida pabrikan, tentunya lebih sehat dan terjamin kualitasnya.

Cara Menanam Tanaman Cabe Di Dalam Pot Secara Organik

Kenapa harus di dalam pot? Karena ini adalah skala rumah tangga yang ditanam di sekitar rumah atau taman minimalis.  Sehingga orang-orang yang tidak memiliki lahan yang luas pun dapat ikut menanam. Apalagi bila para ibu rumah tangga yang akan menanamnya, pot akan memudahkan mereka melakukannya.

Tanaman cabe sendiri biasanya ditanam di daerah dataran rendah yang memiliki suhu dan kelembab sedang, namun karena ini hanya skala rumah tangga bukan skala industri maka semua daerah bisa ikut menanamnya. Meskipun hasil panen mungkin saja berbeda, baik dari kualitas maupun kuantitas. Namun sekali lagi karena ini hanya skala rumah tangga maka hal tersebut tidak menjadi masalah yang terpenting cabe tetap bisa dikonsumsi.

Tahap persiapan

Menanam cabe di dalam pot dimulai dengan menyiapkan benih cabe itu sendiri, benih bisa didapatkan dari buah cabe yang berkualitas baik lalu ambil bijinya. Selanjutnya siapkan pot yang telah diisi oleh tanah dan siram sedikit air agar basah. Taburkan seluruh biji cabe tadi ke dalam pot dan tunggu sampai tanaman cabe muncul. Selama proses penyemaian, jaga agar kondisi tanah tetap lembab dengan menyemprotkan sedikit air.

Menanam cabe di dalam pot
Penyemaian dilakukan dalam pot kecil (polybag).
Setelah cabai besar bisa dipindah ke pot lebih besar.

Setelah kurang lebih 15 hari, tanaman cabe yang telah memiliki 4 helai daun siap untuk dipindahkan ke dalam pot lainnya. Siapkan pot yang akan digunakan, masukkan tanah yang telah dicampur dengan pupuk organik cair, kemudian pindahkan tanaman cabe ke pot tersebut.

Tahap perawatan

Merawat tanaman cabe sangatlah mudah, cukup dengan melakukan penyiraman dan pemupukan. Lakukan penyiraman pada sore hari dengan sedikit air saja dan lakukan pemupukan setiap satu minggu dengan pupuk kompos atau pupuk organik cair.

Tahap panen

Panen bisa dilakukan setelah kira-kira tiga bulan setelah cabe dipindahkan ke dalam pot yang lebih besar. Untuk selanjutnya panen bisa dilakukan satu minggu sekali atau tergantung dari perawatan tanaman itu sendiri.

Mudah bukan? Ayo menanam cabe di dalam pot secara organik untuk lingkungan yang lebih baik. Let's Go Green!
Cara Membuat Pestisida Organik Sendiri Di Rumah

Cara Membuat Pestisida Organik Sendiri Di Rumah

Membuat pestisida organik ternyata tidaklah terlalu sulit bahkan bisa dilakukan di rumah dengan peralatan yang sangat sederhana dan bahan-bahan yang mudah didapatkan. Sehingga siapa pun bisa ikut membuatnya, apalagi untuk para penghobi tanaman skala rumahan pestisida organik ini sangat cocok dan tentu saja aman baik bagi kesehatan maupun untuk lingkungan.

Cara Membuat Pestisida Organik Sendiri Di Rumah

Perlu diketahui bahwa penggunaan pestisida non organik sudah sampai pada taraf membahayakan, sehingga perlu ada kesadaran untuk kembali memgunakan pestisida organik. Terlebih lagi untuk tanaman-tenaman yang ditanam di sekitar lingkungan rumah, penggunaan pestisida organik merupakan suatu hal yang wajib. Sehingga buah atau pun sayuran yang dihasilkan memiliki kualitas yang baik dan tidak menimbulkan efek yang negatif bagi kesehatan. Bukankan maksud kita menanam sendiri buah dan sayuran tersebut karena menginginkan kualitas yang baik? Lalu apa bedanya bila tanaman tersebut tetap menggunakan pestisida non organik.

Langkah pertama membuat pestisida organik dimulai dengan menyiapkan seluruh bahan-bahan yang diperlukan. Siapkan air bersih sebanyak dua liter, bratawali sebanyak ¼ kg, lengkuas ¼ kg lengkuas dan satu buah lidah buaya yang sudah cukup tua. Lalu siapkan wadah, alat untuk menumbuk dan beberapa buah botol air mineral ukuran 2 liter.

Kemudian langkah kedua adalah mencampurkan seluruh bahan kecuali air ke dalam wadah untuk ditumbuk sampai benar-benar halus, jangan lupa untuk lidah buaya hanya diambil dagingnya saja.  Setelah semuanya halus masukkan air ke dalamnya dan aduk hingga benar-benar tercampur rata. Lalu masukkan ke dalam beberapa botol air mineral yang sudah disiapkan, tutup rapat dan biarkan selama kurang lebih 5 hari untuk proses fermentasi.

Langkah ketiga dan merupakan langkah terakhir adalah menyaring bahan-bahan yang sudah difertasikan tadi untuk mendapatkan airnya saja. Saring dengan saringan halus dan pindahkan ke dalam botol atau wadah yang lain. Pestisida organik sudah siap untuk digunakan.

Dalam penggunaannya, pestisida organik tersebut harus terlebih dahulu diencerkan dengan air bersih sebelum digunakan, dengan takaran kurang lebih 200 ml pestisida organik diencerkan dengan 8 liter air bersih. Satu lagi, gunakan pestisida organik ini hanya apabila hawa sudah menyerang tanaman, bila belum ada hanya jangan pernah menggunakannya pada tanaman. Selamat mencoba membuat pestisida organik sendiri di rumah.
Cara Merawat Bunga Tulip

Cara Merawat Bunga Tulip

Bunga tulip adalah tanaman hias bunga yang perlu teknik khusus dalam perawatan, Karena bunga ini harus tumbuh pada suhu yang relative rendah. Bunga Tulip ini agak susah dalam perawatannya namun jika tahu teknik-tekniknya sebenernya tidak begitu susah. Berikut adalah cara merawat bunga tulip.

Cara Merawat Bunga Tulip
Bunga Tulip tidak bisa hidup di alam terbuka wilayah tropis karena memerlukan suhu rendah di musim dingin untuk dapat tumbuh. Tulip dapat dipaksa untuk berbunga lebih cepat dari normal jika diletakkan di tempat yang suhunya diatur menjadi lebih tinggi.

Bunga Tulip dapat ditanam dengan dua cara, menggunakan umbi atau biji. Tulip yang ditanam dari umbi membutuhkan waktu setahun untuk dapat menghasilkan bunga yang cukup besarnya, sedangkan tanaman yang ditanam dari biji membutuhkan waktu antara 5-7 tahun agar dapat berbunga.

Bunga yang telah selesai mekar harus dipotong untuk mendapatkan umbi.

Menurut hasil penelitian yang berlaku hanya untuk bunga Tulip, jika sewaktu bunga belum mekar bagian bawah kuncup bunga ditusuk hingga tembus dengan jarum (misalnya jarum jahit), gas etilen akan diproduksi oleh bunga yang terluka sehingga masa mekar bunga menjadi lebih panjang. Perlakuan yang sama jika dilakukan terhadap bunga yang sudah mekar menyebabkan masa mekar malah menjadi lebih singkat.

Demikian penjelasan singkat tentang perawatan bunga tulip yang baik. Semoga bermanfaat.
Tanaman Hias Daun Lidah Mertua dan Cara Perawatannya

Tanaman Hias Daun Lidah Mertua dan Cara Perawatannya

Lidah Mertua (Sansevieria) adalah tanaman hias daun yang memiliki ciri ciri daun menjulur ke atas, keras dan kaku layaknya lidah mertua. Warna daun ini biasanya hijau dan dihiasi tutul-tutul dengan pinggiran daun berwarna kuning. Di Indonesia tanaman hias ini dikenal dengan nama Lidah Mertua.

Tanaman Hias Daun Lidah Mertua dan Cara Perawatannya
Lidah Mertua ( Sansevieria
Trifasciata Laurentii)

Selain sebagai tanaman hias, manfaat lain dari Sanseviera  adalah dapat menghilangkan bau dalam ruangan sehingga tanaman hias ini kerap ditaruh di sudut dapur atau kamar mandi.

Sansevieria memang termasuk tanaman hias dalam ruangan yang sering disimpan di dalam rumah karena tanaman ini dapat tumbuh dalam kondisi dengan sedikit air dan cahaya matahari. Sekitar 40 persen air saja yang diperlukan tanaman yang berkembang biak melalui umbi lapis ini untuk tumbuh.

Sansevieria mampu bertahan di negara yang memiliki 4 musim. Akibatnya, ia banyak mengalami penyimpangan bentuk, corak, dan warna.

Cara Perawatan Lidah Mertua atau Sanseviera

Lidah Mertua atau Sansevieria tidak memerlukan perawatan yang rumit dan cukup tahan banting. Bahkan tak disiram beberapa hari pun tetap bertahan hidup. Tak seperti Aglaonema yang beragam warna, Sansivieria hanya berwarna hijau dan kuning saja. Cukup dikeluarkan seminggu sekali agar terkena matahari.

Lalu, masukkan kembali ke dalam ruangan. Jangan lupa disiram sehari sekali pada saat matahari terik dan apabila musim hujan, tidak perlu dilakukan. Cukup mengandalkan siraman dari air hujan yang turun membasahi bumi.

Tanaman Hias daun Lidah Mertua ini membutuhkan sinar matahari yang cukup. Oleh karena itu, jika ditaruh di dalam ruangan, seminggu sekali harus dikeluarkan untuk mendapatkan kehangatan sinar matahari. Kalau tidak, warna daunnya akan berubah memudar.

Tanaman Hias Bunga Tapak Dara dan Cara Perawatannya

Tanaman Hias Bunga Tapak Dara dan Cara Perawatannya

Bunga Tapak Dara adalah tanaman perdu tahunan yang berasal dari Madagaskar, namun telah menyebar ke berbagai daerah tropik lainnya. Nama ilmiahnya Catharanthus roseus (L.) Don. Di Indonesia tumbuhan hias pekarangan ini dikenal dengan bermacam-macam nama, seperti di disebut sindapor (Sulawesi), kembang tembaga (bahasa Sunda), dan kembang tapak dårå (bahasa Jawa).

Orang Malaysia mengenalnya pula sebagai kemunting cina, pokok rumput jalang, pokok kembang sari cina, atau pokok ros pantai. Di Filipina ia dikenal sebagai tsitsirika, di Vietnam sebagai hoa hai dang, di Cina dikenal sebagai chang chun hua, di Inggris sebagai rose periwinkle, dan di Belanda sebagai soldaten bloem.

Tanaman Hias Bunga Tapak Dara dan Cara Perawatannya
Tapak Dara (Catharanthus
Roseus)

 

Bunga Tapak Dara menyukai tempat-tempat yang terbuka, tapi tak menutup kemungkinan bisa tumbuh di tempat yang agak terlindung pula. Habitus perdu tumbuh menyamping, Tinggi tanaman bisa mencapai 0,2-1 meter.

Daunnya berbentuk bulat telur, berwarna hijau, tersusun menyirip berselingan. Panjang daun sekitar 2-6 cm, lebar 1-3 cm, dan tangkai daunnya sangat pendek. Batang dan daunnya mengandung lateks berwarna putih. Bunganya aksial (muncul dari ketiak daun).

Kelopak bunga kecil, berbentuk paku. Mahkota bunga berbentuk terompet, ujungnya melebar, berwarna putih, biru, merah jambu atau ungu tergantung kultivarnya. Buahnya berbentuk gilig (silinder), ujung lancip, berambut, panjang sekitar 1,5 - 2,5 cm, dan memiliki banyak biji.

Cara Perawatan Bunga Tapak Dara

Tanaman Hias ini tidak tahan terhadap pemangkasan besar dan dapat mati karenanya. Tapak dara biasanya diperbanyak dengan bijinya yang lembut. Caranya, sediakan biji- biji yang tua, lalu semaikan pada suatu tempat persemaian.

Masukkan biji ke dalam tanah, lalu tutup dengan lapisan tanah setipis tebal bijinya. Rajinlah menyiram. Bila biji-biji mulai tumbuh, dan tingginya sudah mencapai sekitar 15 - 20 cm, umumnya dapat dipindahkan ke tempat yang diinginkan.

Menanam bunga tapak dara di dalam pot, siapkan pot dan media tanamnya. Pot bisa dari tanah liat, semen, atau kaleng bekas.

Media tanamnya berupa campuran tanah subur, kompos, dan pupuk kandang (komposisi 2:1:1). Bibit langsung ditanam, dan setelah itu diletakkan di tempat teduh. Seminggu kemudian, ditempatkan di tempat terbuka.

Jika ingin ditanam di kebun pekarangan, perlu dibuat lubang tanah berukuran 15 x 151 x 15 cm, dengan jarak di antara lubang 50 cm. Tiap lubang diberi pupuk kandang atau kompos sebanyak 1,5 kg. Masukkan bibit ke dalam lubang, lalu timbun dengan tanah, dan siram.

Untuk perawatannya, tanaman hias bunga tapak dara tidak menuntut perawatan khusus. Asal disiram dan diberi pupuk, sudah cukup. Pada awal pertumbuhan, gunakan pupuk yang kandungan nitrogennya tinggi, atau pupuk daun yang disemprotkan pada permukaan bawah daun di pagi hari.

Kemudian, ketika tanaman mulai berbunga, untuk merangsang pembungaan, dapat digunakan pupuk yang memiliki kandungan fosfor tinggi. Nah, jika rajin merawat, tentulah dijamin tapak dara akan berbunga sepanjang tahun.

Tanaman Hias Bunga Dahlia dan Cara Perawatan

Tanaman Hias Bunga Dahlia dan Cara Perawatan

Bunga Dahlia adalah tanaman perdu berumbi yang sifatnya tahunan (perenial), berbunga di musim panas sampai musim gugur. Tanaman Hias in adalah bunga nasional negara Meksiko yang juga merupakan negara asal bunga ini. Dalam artikel kali ini kita akan bahas mengenai Bunga Dahlia dan sedikit tips atau cara perawatan bunga ini.

Bunga Dahlia dan Cara Perawatannya
Dahlia (Dahlia Pinnata)

 

Bunga Dahlia termasuk bunga yang terlambat dikembang-biakkan. Pada tahun 1872, negeri Belanda menerima sekotak umbi Dahlia yang dikirim dari Meksiko. Dari sekotak umbi bunga Dahlia ternyata hanya satu umbi yang berhasil berbunga namun menghasilkan bunga indah berwarna merah dengan daun bunga yang runcing.

Ahli tanaman berhasil mengembang biakkan Dahlia yang kemudian dinamakan Dahlia juarezii. Dahlia juarezii merupakan nenek moyang semua bunga Dahlia hibrida (persilangan) yang terdapat sekarang ini.

Tanaman Dahlia adalah makanan larva beberapa spesies Lepidoptera (jenis kupukupu). Bunga ini dinamakan untuk menghormati ahli botani berkebangsaan Swedia dari abad ke-18 yang bernama Anders Dahl. Dahlia juga merupakan bunga resmi kota Seattle, negara bagian Washington, Amerika Serikat.

Bunga Dahlia yang kita kenal sekarang terdiri dari ratusan kultivar. Sebagian besar varietas tanaman Dahlia menghasilkan bunga yang warnanya cerah dan mempesona, sehingga Dahlia merupakan komoditas penting bagi industri bunga potong dan tanaman pot.

Cara Perawatan Bunga Dahlia

Perawatan Bunga Dahlia sama dengan merawat tanaman hias yang lain, tanaman perdu asal Mexico ini sangat mudah ditanam dan berkembang biak. Anda bisa memperbanyak dengan biji, stek batang, umbi atau pemisahan-anakan.

Siapkan tanah kebun, kompos dan pasir halus. Tanam bibit dan siram secara teratur. Dalam 2 bulan, tanaman pun mulai berbunga.

Walaupun menyukai sinar matahari, letakkan tanaman di tempat yang terkena sinar matahari pagi. Lokasi yang terlalu panas mengakibatkan tanaman berbunga kecil dengan daun berwarna kekuningan.

Jika Anda menanam tanaman hias Bunga Dahlia dalam pot, ganti media tanam sekali dalam setahun agar terjadi regenerasi dan terbentuk tanaman baru. Pemupukan KCL dan NPK perlu dilakukan saat tanaman mulai tumbuh dan menjelang berbunga agar dahlia tumbuh maksimal.

Tanaman Hias Bunga Kemuning dan Cara Perawatannya

Tanaman Hias Bunga Kemuning dan Cara Perawatannya

Bunga Kemuning adalah tanaman hias yang menghasilkan wangi yang tajam terutama pada malam hari. Bunga Kemuning ( Murraya paniculata ) merupakan tiruan bunga melati yang tidak sekedar wangi. Bunganya termasuk bunga tunggal atau majemuk tandan semu, setiap tandan berjumlah 8 bunga. Warnanya putih, wangi, keluar dari ketiak daun atau ujung ranting. Daun mahkota bunga berwarna putih.

Buah kemuning berdaging berbentuk bulat telur atau lonjong, panjang 8 - 12 mm, dengan pangkal dan ujungnya lancip buah masih muda hijau setelah tua merah mengilap dan berbiji dua.

Ciri Ciri Umum Bunga Kemuning

  • Bunganya berwarna putih dan berbau harum/wangi.
  • Sering digunakan dalam acara perkawinan/dekorasi.
  • Kemuning mempunyai akar tunggang, berwarna kuning keputih-putihan.
  • Kemuning termasuk tanaman perdu, tingginya sekitar 3 - 7 meter. Batangnya berkayu cukup keras, berwarna kekuning-kuningan, beralur, tidak berduri. Kulit batang juga berwana ke-kuning-kuningan.
  • Kemuning berdaun majemuk, menyirip ganjil dengan anak daun 3 - 9,. letak berseling. Helaian anak daun bertangkai, bentuk bulat telur sungsang atau jorong, ujung dan pangkal runcing, tepi rata atau agak beringgit, panjang 2 - 7 cm, lebar 1 - 3 cm, permukaan licin, mengilap, wamanya hijau, bila diremas tidak berbau.

Bunga Kemuning dan Cara Perawatannya
Kemuning (Murraya Paniculata)

 

Bunga Kemuning biasa tumbuh liar di semak belukar, tepi hutan, atau ditanam sebagai tanaman hias dan tanaman pagar. Kemuning dapat ditemukan sampai ketinggian ± 400 m dpl. Variasi morfologi besar sekali.

Yang biasa ditanam untuk memagari pekarangan, biasanya jenis yang berdaun kecil dan lebat. Semak atau pohon kecil, bercabang banyak, tinggi 3 - 8 m, batangnya keras, beralur, tidak berduri. Daun majemuk, bersirip ganjil dengan anak daun 3 - 9,. letak berseling.

Helaian anak daun bertangkai, bentuk bulat telur sungsang atau jorong, ujung dan pangkal runcing, tepi rata atau agak beringgit, panjang 2 - 7 cm, lebar 1 - 3 cm, permukaan licin, mengilap, wamanya hijau, bila diremas tidak berbau.

Bunga majemuk berbentuk tandan, 1 - 8, warnanya putih, wangi, keluar dari ketiak daun atau ujung ranting. Buah buni berdaging, bulat telur atau bulat memanjang, panjang 8 - 12 mm, masih muda hijau setelah tua merah mengilap, berbiji dua.

Kemuning memiliki beberapa nama, antara lain Kamuning (Sunda), kemuning, kumuning (Jawa).; Kajeni, kemuning, kemoning (Bali), kamoneng (Madura),; Kamuning (Menado, Makasar), kamoni (Bare), palopo (Bugis).; Kamuni (Bima). eseki, tanasa, kamone, kamoni (Maluku).; Jiu li xiang, yueh chu (China), Orange jessamine (Inggris)

Cara Perawatan Bunga Kemuning


Bunga Kemuning sangat menyukai sinar matahari, sehingga cocok ditanam di taman atau halaman dengan tempat terbuka yang terkena sinar matahari langsung.

Perawatan bunga kemuning sama seperti tanaman hias pada umumnya, kemuning juga perlu disiram dan dipupuk sesuai kebutuhan. Dengan demikian tanaman akan hidup sehat, dan akan selalu berbunga.

Kemuning dapat diperbanyak dengan stek batang, pencangkokan, atau dengan bijinya. Biji yang tua diambil, kemudian disemai di dalam polybag. Setelah tumbuh sekitar 30 - 50 cm, bibit kemuning dapat ditanam sebagai tanaman hias.

Tips & Perawatan Bunga Matahari

Tips & Perawatan Bunga Matahari

Bunga Matahari (Helianthus annuus L) adalah tanaman hias bunga yang tumbuh semusim. Berasal dari suku kenikir-kenikiran (Asteraceae). Manfaat bunga matahari selain sebagai tanaman hias juga sebagai tanaman penghasil minyak. Bunga tanaman ini memiliki ciri khas yaitu besar, biasanya berwarna kuning terang, dengan kepala bunga yang besar (diameter bisa mencapai 30cm). Dalam atikel ini akan dibahas sedikit fakta tentang bunga matahari dan tips penanamnya.

Bunga Matahari sebetulnya adalah bunga majemuk, tersusun dari ratusan hingga ribuan bunga kecil pada satu bongkol. Bunga matahari juga memiliki perilaku khas, yaitu bunganya selalu menghadap ke arah matahari atau heliotropisme. Orang Perancis menyebutnya tournesol atau "pengelana matahari". Namun demikian, sifat ini disingkirkan pada berbagai kultivar baru untuk produksi minyak karena memakan banyak energi dan mengurangi hasil. Keindahan bunga dati tanaman ini juga banyak menjadinya sebagai tanaman hias.

Tips & Perawatan Bunga Matahari
Bunga Matahari (Helianthus annuus L)
Bunga matahari merupakan bunga nasional RRC dan bunga resmi negara bagian Kansas, Amerika Serikat. Tumbuhan semusim ini berasal dari Amerika Tropik bagian utara (Meksiko). Tingginya 3m sampai 5m (tergantung varietasnya). Daunnya tunggal dan lebar. Batang biasanya ditumbuhi rambut kasar, tegak, jarang bercabang. Bunga tersusun majemuk. Terdapat dua tipe bunga: bunga tepi atau bunga lidah yang membawa satu kelopak besar berwarna kuning cerah dan steril, dan bunga tabung yang fertil dan menghasilkan biji. Bunga tabung ini jumlahnya bisa mencapai 2000 kuntum dalam satu tandan bunga. Penyerbukan terbuka (silang) dan dibantu oleh serangga. Pada hari yang cerah, tandan bunga majemuk mengikuti pergerakan harian matahari (asal nama tumbuhan ini), yang gejalanya disebut heliotropisme. Tumbuhan mendapat keuntungan 10% lebih fotosintesis karena pergerakan ini. Bijinya bertipe "achane". Pada tipe ini, buah dan biji tidak dapat dengan mudah dibedakan.

Tips & Perawatan Bunga Matahari

Bunga matahari menyukai tanah yang subur dan hangat. Tumbuhan ini menyukai suasana yang cerah. Mengingat asalnya, tumbuhan ini cocok tumbuh pada tempat dengan iklim subtropik. Di daerah tropika hasilnya tinggi jika ditanam pada dataran tinggi. Di daerah beriklim sedang seperti Eropa tumbuhan ini hanya bisa ditanam pada musim semi hingga musim gugur dan harus dihindari terkena frost. Kerapatan tanam biasanya 60000 hingga 70000 tanaman per hektar.

Cara menanam bunga matahari dalam skala kecil bisa dilakukan di halaman rumah atau bahkan di pot. Di halaman atau taman sebaiknya bunga ini ditanam sejajar atau berderet. Perawatannya cukup mudah dan tidak ribet.
Tips & Cara Perawatan Bunga Mawar

Tips & Cara Perawatan Bunga Mawar

Bunga Mawar (Rosaceae) adalah tanaman hias bunga dari genus Rosa yang juga adalah nama dari hasil bunga ini. Mawar atau Rosaceae terdiri lebih dari 100 spesies yang kebanyakan tumbuh di belahan bumi utara yang berudara sejuk. Spesies bunga mawar umumnya merupakan tanaman semak yang berduri atau tanaman memanjat yang tingginya bisa mencapai 2 sampai 5 meter. Dalam artikel ini akan dijelaskan secara singkat ciri ciri umum dan cara perawatan bunga mawar.

Bunga mawar sangat disukai para pecinta tanaman hias karena kelopak bunganya yang indah dan berwarna warni. Bunga ini juga mengeluarkan bau yang sangat harum. Sebagian besar spesies bunga mawar mempunyai daun yang panjangnya antara 5-15 cm, dua-dua berlawanan (pinnate). Daun majemuk yang tiap tangkai daun terdiri dari paling sedikit 3 atau 5 hingga 9 atau 13 anak daun dan daun penumpu (stipula) berbentuk lonjong, pertulangan menyirip, tepi tepi beringgit, meruncing pada ujung daun dan berduri pada batang yang dekat ke tanah.

Tips & Cara Perawatan Bunga Mawar
Bunga Mawar (Rosaceae)
Bunga Mawar sebetulnya bukan tanaman tropis, sebagian besar spesies merontokkan seluruh daunnya dan hanya beberapa spesies yang ada di Asia Tenggara yang selalu berdaun hijau sepanjang tahun. Bunga terdiri dari 5 helai daun mahkota dengan perkecualian Rosa sericea yang hanya memiliki 4 helai daun mahkota. Warna bunga biasanya putih dan merah jambu atau kuning dan merah pada beberapa spesies. Ovari berada di bagian bawah daun mahkota dan daun kelopak. Pada umumnya mawar memiliki duri berbentuk seperti pengait yang berfungsi sebagai pegangan sewaktu memanjat tumbuhan lain.

Beberapa spesies yang tumbuh liar di tanah berpasir di daerah pantai seperti Rosa rugosa dan Rosa pimpinellifolia beradaptasi dengan duri lurus seperti jarum yang mungkin berfungsi untuk mengurangi kerusakan akibat dimakan binatang, menahan pasir yang diterbangkan angin dan melindungi akar dari erosi. Walaupun sudah dilindungi duri, rusa kelihatannya tidak takut dan sering merusak tanaman mawar. Beberapa spesies mawar mempunyai duri yang tidak berkembang dan tidak tajam.

Tips & Cara Perawatan Bunga Mawar

Cara menanam dan merawat bunga mawar sangatlah mudah karena bunga ini tidak memerlukan perawatan yang khusus. Bunga ini bisa tumbuh di daerah beriklim panas, sedang bahkan dingin. Media tanam yang dibutuhkan adalah tanah berhumus dan drainase/pengairan yang baik, dimana bunga ini kurang subur jika ditanam pada media yang terlalu gembur dan berpasir. Penyinaran matahari yang cukup akan membuat pohon ini rajin berbunga dan tumbuh subur.

Bunga Mawar bisa diperbanyak melalui biji, setek, okulasi, cangkokan dan membelah anakan. Cara paling praktis adalah dengan setek. Selain penyinaran matahari yang cukup, perlu juga dilakukan pemangkasan secara berkala supaya muncul tunas baru dan jangan lupa beri pupuk perangsang bunga secara teratur. Pemangkasan sebaiknya dilakukan pada musim hujan karena tunas akan segera tumbuh dan kuntum bunga baru akan bermunculan. Lakukan pemotongan akar dan penggantian media tanam setiap 1-2 tahun sekali agar tanaman tumbuh sehat dan subur. Si cantik ini bisa berumur diatas 10 tahun bila anda merawatnya penuh kasih sayang dan bisa berbunga sepanjang tahun.

Bunga Mawar sangat cocok ditempatkan di halaman rumah, terutama halaman rumah dengan taman minimalis. Bunga ini tumbuh merambat dan tidak memerlukan banyak tempat sebagai media tumbuh.